Siswa SMA Dekai Yahukimo tertembak serangan Kamera Drone

Laporan situasi terkini di Dekai Kabupaten Yahukimo tentang serangan kamera drone terhadap warga sipil di Yahukimo dan dilaporkan oleh Human Right Defender (HRD) dan di teruskan oleh Eneko Pahabol Departemen Hukum dan Ham Gereja Injili di Indonesia kepada media kabarkingmipapua.com.

banner 120x600

Kabarkingmipapua.com – Yahukimo, Laporan situasi terkini di Dekai Kabupaten Yahukimo tentang serangan kamera drone terhadap warga sipil di Yahukimo. Laporan ini dilaporkan oleh Human Right Defender (HRD) dan di teruskan oleh Eneko Pahabol Departemen Hukum dan Ham Gereja Injili di Indonesia kepada media kabarkingmipapua.com.

“Serangan kamera  drone  mengakibatkan rumah warga sipil  hancur dan 2 orang warga sipil menjadi korban. Pada tanggal 25 november 2025 pukul 11: 30 waktu papua kamera drone  membomdir kompleks distrik  duram  jalan gunung pengalian bonto dekai Yahukimo .Dalam serangan tersebut 1 anak sekolah atas nama Listin Sam terkena bom sehingga keluarga antar ke Rumah Sakit Umum Dareah (RSUD) Dekai pada pukul 12:00 waktu papua untuk mendapatkan penanggan dari pihak rumah sakit bamun pada pukul 2:05 waktu papua meninggal dunia di rumah sakit.” Tulis dalam siaran perss.

Sehingga pagi pukul 6:00 waktu Papua, keluarga korban mendatangi rumah sakit menunggu negosisasi dengan kepolisian agar mayat Listin Sam keluarga ambil makamkan karena Listin Sam merupakan benar-benar anak sekolah di Sekolah menegah atas SMA DEKAI yahukimo bukan anggota TPNPB. Uraiannya.

“Saat HRD mewawancarai kepala Distrik Duram Kabupaten Yahukimo dia sampaikan bahwa ini benar-benar masyarakat saya tidak ikut terlibat dengan TPNPB  dan benar anak sekolah bersama keluarga korban memegang photo kopi Ijazah Listin Sam dalam ruang rumah sakit dekai.” Jelas dalam tulisan.

Indentitas korban ialah  Listin Sam berumur 17 tahun pelajar SMA Dekai dengan kondisi meninggal dunia dari rumah sakit Dekai, sedangan  korban kedua ialah Dapla 18 tahun, Kampung Duram Distrik Duram Status warga sipil (dari kampung tidak sekolah) dengan kondisi saat ini sedang di rawat di rumah sakit Dekai.

Eneko Pahabol Ketua Hukum dan HAM Gereja GIDI mengarankan kepada kedua belah pihak TNI polri & TPNPB-OPM harus tentukan lapangan perang jauh dari kompleks masyarat sipil demi melindungi rakyat sipil. Harapnya.

Sementara itu, Departemen Keadilan dan Perdamaian Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua Pdt Deserius Adii menyerukan agar seluruh pihak menghentikan segala bentuk penggunaan kekuatan, termasuk penggunaan kamera drone yang menyebabkan ketakutan dan mengancam keselamatan warga sipil di Yahukimo.

“Kami menegaskan bahwa warga sipil — termasuk perempuan, anak-anak, dan kaum lanjut usia — harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan yang datang dari siapa pun, baik dari aparat negara (TNI/POLRI) maupun kelompok bersenjata (TPNPB/OPM).” Tegasnya.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *